Bersahaja Di Tengah Gemerlap Materi Kehidupan
Mungkin pertama anda melihat judul feature ini, anda memiliki sutu pertanyaan terutama tentang judul feature. Feature ini menceritakan atau mengisahkan seorang ustadz penasuh ponpes di Desa soyog, Kec taktakan serang – banten. Dimana ustadz tersebut dengan penuh kesehajaan ditengah gemerlap materi kehidupan yang ia miliki.
Kalau anda berkunjung atau melewati dearah taktakan, cobalah anda melihat atau bersilaturahmi, tepatnya di Ds soyog, Kec taktakan di situ ada sebuah ponpes dengan kondisi bangunan yang sederhana dan diasuh oleh seorah ustadz KH Ali Rochman.
Keadaan ponpes yang sederhana tetapi dengan di tunjang situasi halaman yang masih asri, karena terletak di daerah perbukitan di wilayah tersebut, membuat penghuni dan orang yang bermain di ponpes itu nyaman dan betah, belum lagi di tambah dengan sambutan hangat dari sang ustadz dan keluarga yang begitu terbuka.
Dan tepat di tengah-tengah ponpes itu terdapat rumah sang ustadz, yang di huni oleh sang ustadz beserta keluarga yang terdiri dari satu orang istri dengan lima orang anaknya. “ yaa begini situasi ponpes kami yang sederhana, tapi keadaan itu sangat saya syukuri, khususnya bagi santri saya yang sangat seneng dan menyukai menimba ilmu agama di ponpes ini” jawab KH Ali Rochman, ketika di Tanya mengenai seputar ponpesnya.
Ustadz KH Ali Rohcman merupakan ustadz yang terhitung masih muda, yang memiliki satu istri dan lima anak dan beliau juga merupakan pengasuh dan pimpinan pondok pesantren DAAR AL IBTIDA, yang terletak di Ds soyog, Kec taktakan, serang banten.
“ Saya sangat bersyukur bisa mengajarkan dan memberikan ilmu pengetahuan agama yang saya miliki, khususnya bagi santri-santri saya dan umumnya bagi masyarakat luas” tutur sang ustadz.
Santri yang menimba di ponpes itu tidak hanya berasal dari wilayah banten, tetapi ada juga dari daerah lainnya di luar banten, di antaranya karawang, lampung dsb.
Karya : Didi Suhaedi,(073010)VI(J)NR