Pengrajin Gerabah Keluhkan Kekurangan Modal
Serang- pengrajin gerabah desa dukuh, kec ciruas keluhkan kekurangan modal.
Hal ini dikarenakan pinjaman yang di janjikan pihak pemerintah dan swasta tak kunjung turun. Sementara kebutuhan pengrajin terhadap dana sangat besar. Kondisi ini mengakibatkan hasi produksi kerajinan gerabah menurun.
Selain di hadapkan kepada masalah kekurangan modal, pengrajin juga di hadapkan pada masalah system pemasaran yang buruk.
Diantaranya, mengingat belum adanya tempat penempungan sementara dikota atau Negara tujuan pemasaran.
Menurut azid asalah seorang pengrajin gerabah di desa tersebut mengatakan, “ kami kesulitan menemukan tempat penempungan sementara barang hasil kerajinan kami yang akan di jual di kota atau Negara target penjualan, sehingga kami harus mengeluarkan dana yang lebih besar, terutama untuk biaya transport pengiriman barang, belum lagi di tambah dengan banyaknya pungli dijalan dan sulitnya system pemasaran kota ini.” Ungkapnya.
Untuk itu pengrajin berharap kepada pemerintah, agar pemerintah segera memperbaiki system pemesaran, khususnya dalam pemberian ijin pemasaran dan pemerintah secepatnya memberikan suntikan dana agar usaha kerajinan kerabah ini tetap berjalan. (Didi Suhaedi (VI(J)NR)
Mei 27, 2010
Mei 25, 2010
Mei 23, 2010
Pantai Lontar Potensi Yang Belum Terekploitasi
Pantai lontar merupakan kekayaan alam atau potensi yang ada di daerah banten yang belum tereksploitasi(masih alami).
Disamping itu juga pantai ini merupakan suatu potensi yang bisa mendatangkan sumber pendapatan bagi pemeringtah banten khusunya, dan umumnya bagi pemrintah pusat, bila di kelola dengan benar.
Lebih tepatnya bila anda berkunjung di daerah pontang, tepatnya terletak di desa lontar, kec tirtayasa, disitu ada sesalh satu pantai yang lumayan bagus, dengan keadaan alam yang masih alami.
Disamping itu juga ombak pantai ini mempunyai karakteritikyang tidak lumayan besar dan menjadi dayatarik tersendiri bagi siapa yang melihatnya. Namun sangat disayangkan keindahan pantai tidak di tunjang dengan fasilitas yang memadai baik dalam intern pantai, maupun eksternnya(akses jalan menuju ketempat wasata)yang rusak berat.
Padahal objek wisata pantai lontar ini telah di ketahui oleh masyarakt serang umumnya, maupun masyarakat kec tirtayasa-pontang khususnya.
Bahkan oleh penduduk di kedua kecamatan tersebut pantai ini di jadikan objek wisata alternative.
Dengan tiket masuk Rp 1000 untuk hari libur, bahkan di hari-hari biasa bisa gratis, masyarakat bisa menikmati keindahan panorama pantai tersebut.
Seperti yang di katakan oleh imam, salah satu pengunjung ketika di mintai keterangan, mengatakan, “pantai lontar, lumayan bagus sebagai wisata alternative, yang lumayan sangat murah, akan tetapi kondisi jalannya yang basa membuat pengunjung kelelehan, karena kondisi rusak”.
Untuk itu pihak masyarakat desa itu berharap agar pemerintah bisa memperbaiki jalan dan sekaligus semua insfratruktur di kawasan objek wisata itu, agar dayatarik wisatawan bartambah untuk mengunjungi pantai tersebut.
Karya : Didi Suhaedi(VI(J)NR)
NIM : 073010
